Menara Doa Pelayan Jemaat


Img

MDPJ - 29 Februari 2020

Pdt. Dr. Ir. Niko Njotorahardjo

 

Beberapa bln yg lalu di Rayon 12 saya mendengarkan choir dari panti asuhan Rumah Bintang. Saya sangat diberkati sehingga saya menundang mereka untuk hadir di MDPJ bertepatan dengan ulang tahun saya yang ke 71. Mereka semua itu pendoa.

 

Memasuki 1 Jan 2020 terjadi banjir besar di Jakarta. Kemudian virus corona mulai menyebar keseluruh dunia. Virus corona juga berdampak terhadap ekonomi dunia.

(Artikel dari media sosial)

Kemarin malam Bursa Saham Amerika jatuh lebih dari 4.5% dan Eropa jatuh >3%. Hari ini IHSG juga jatuh >4%.

Selama 5 hari ini pekan ini bursa saham seluruh dunia sudah jatuh lebih dari 12%. Ini adalah salah satu penurunan terbesar dalam 3 tahun terakhir.

Bursa saham adalah indikator utama ekonomi dunia dan sudah ada tanda akan terjadi kejatuhan ekonomi global akibat virus Corona. Penyebaran virus corona ini secara langsung sudah berdampak pada perekonomian di seluruh dunia.

2 Korintus 4:13 “Namun karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: “Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata”, maka kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata.”

Kita harus banyak memperkatakan Firman Tuhan. Kita juga terus memperkatakan Mazmur 91

Mazmur 91:7 Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.

Tahun 2020 adalah Tahun Dimensi Yang Baru, The Year of a New Dimension.

2 Korintus 3:18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Ulangan 28:13-14 TUHAN akan mengangkat engkau menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun, apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari ini kaulakukan dengan setia,dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya."

Tuhan akan memberikan kepada kita Dimensi yang baru dalam berkat secara rohani maupun secara jasmani. Kalau dimensi berkat secara rohani semakin besar artinya kemuliaan Tuhan yang ada di dalam kita semakin besar, karena kita semakin serupa dengan gambar Yesus, maka dimensi berkat secara jasmani akan semakin besar. Kita akan menjadi kepala, bukan ekor. Kita akan tetap naik, bukan turun.

Tahun 2019 Pak Kim Seng mendapatkan pesan Tuhan bahwa orang2 yang mengerti kehendak Tuhan akan mendapatkan berkat materi. Tetapi saya ingin menekankan soal berkat rohani akibat kita intim dengan Tuhan. Ketika kita semakin serupa dengan gambar Yesus.

Dalam kitab Hagai Tuhan menegur bangsa Israel karena mereka sibuk membangun rumahnya sendiri, sibuk dengan urusan rumahnya sendiri, dan membiarkan rumah Tuhan terbengkalai (Hag 1:9). Akibatnya keadaan bangsa Israel tidak baik (Hag 1:6).

Mereka menabur banyak tetapi membawa pulang hasil sedikit.

Mereka makan tetapi tidak sampai kenyang.

Mereka minum tetapi tidak sampai puas.

Mereka mendapat upah tetapi tidak pernah cukup, karena seperti ditaruh di dalam pundi-pundi yang berlubang.

Banyak pengeluaran-pengeluaran yang tidak terduga terjadi.

Tuhan berkata kepada mereka "Bangun Rumah Tuhan, maka kamu akan diberkati"

Bagaimna caranya Tuhan memberkati?

Hagai 2:7-10 Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam: Sedikit waktu lagi maka Aku akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat; Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam. Adapun Rumah ini, kemegahannya (kemuliaannya) yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan memberi damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam."

Sekarang teguran seperti ini juga ditujukan kepada kita.

Tuhan menegur kita agar kita membangun rumah Tuhan, artinya membangun kerohanian kita. Kita harus semakin serupa dengan gambar Yesus.

Kalau kita hidup makin intim dengan Tuhan, maka kemuliaan Tuhan di dalam hidup kita, menjadi lebih besar lagi, sehingga kita menjadi lebih serupa dengan gambar Yesus.

Tuhan berjanji kalau kita melakukan itu maka kita akan diberkati.

 

Cara Tuhan untuk memberkati kita seperti yang terjadi pada waktu itu, yaitu Tuhan akan menggoncangkan langit dan bumi, laut dan darat, Tuhan akan menggoncangkan bangsa-bangsa, sehingga barang yang indah kepunyaan bangsa-bangsa akan datang mengalir, sebab emas dan perak adalah Tuhan yang punya.

Tuhan mengingatkan kita soal Persembahan Sulung. Sebentar lagi orang akan sulit mendapatkan materi dengan cara biasa. Tuhan mengajarkan kita bahwa untuk diberkati maka kita justru harus menabur dan memberi.

Lukas 6:38 Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu.

Ukuran yang Tuhan pakai untuk memberkati kita, jauh lebih besar dari pada ukuran persembahan yang kita berikan kepada Tuhan. Tuhan akan memberkati dengan cara yang tidak biasa.

Ketika Ishak sedang berada dalam masa kekeringan Tuhan menyuruh Ishak untuk tinggal di Gerar jangan pergi ke Mesir (Kej 26:2-3). Mesir melambangkan cara dunia. Bagaimana cara Ishak diberkati Tuhan?

Kejadian 26:12-13 Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya.

Saya mempraktekan memberi dengan prioritas:

1. Untuk Tuhan

2. Untuk sesama

3. Untuk diri sendiri

 

Orang yang serakah dan mementingkan diri sendiri tidak akan dapat apa-apa.

Kita perlu mendukung menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus Kristus. Saya sendiri sempat ditegor Tuhan karena sempat khawatir soal resesi ekonomi. Tuhan mengingatkan bahwa kita memasuki tahun dimensi yang baru. Kita tidak boleh ragu bahwa ketika kita menabur untuk pekerjaan Tuhan maka Ia akan memelihara kita bahkan memberkati dengan berlimpah-limpah.

Bulan Februari 2020 saya diundang ke Brazil untuk bicara dalam acara kebangunan rohani anak muda The Send 2020. 180 ribu anak muda hadir. Sampai harus menyewa 3 stadion di Brazilia. Indonesia juga akan mengalami kebangunan rohani anak muda.

Apa yang terjadi hari-hari ini, virus corona sedang menyebar ke seluruh dunia, ancaman resesi ekonomi global sedang terjadi. Bagi saya ini adalah merupakan wake up call bagi gereja Tuhan untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus.

Karena itu saya mengajak saudara untuk berdoa puasa selama 40 hari, dari tanggal 1 Maret 2020, sampai dengan 9 April 2020, dengan topik doa sebagai berikut:

1. Berdoa bagi Indonesia, Damailah Indonesiaku

2. Dibebaskan dari virus Corona

3. Diluputkan dari ancaman resesi ekonomi Global

4. Berdoa untuk kedatangan Tuhan Yesus yang kedua, 'Datanglah Kerajaan-Mu'

5. Supaya diberi kuasa untuk menyelesaikan Amanat Agung Tuhan Yesus

6. Untuk kebangkitan anak-anak muda, yaitu Generasi Yeremia

7. Berdoa bagi yang Tuhan pakai sebagai messener of the Third Pentecost

- Sinode Gereja Bethel Indonesia #WePrayGBI

- Church of God #WePrayCOG

- Oral Roberts University #WePrayORU

- World Evangelical Alliance #WePrayWEA