Indonesia One : Berdoa Bagi Kesatuan & Kesejahteraan Bangsa


http://www.bamagnasional.org/artikel/detail/1253

Img

 

Berita Bethel

Penulis: Pram

Umat Tuhan berkumpul secara serempak di 434 kota di seluruh Indonesia dan luar negeri (Jerman, Kanada dan USA) guna menghadiri doa bersama "Indonesia One". Untuk wilayah se-DKI Jakarta, Indonesia One dipusatkan di GBI Taman Palem, Cengkareng, Jakarta-Barat (Kamis sore, 25/5).

Hadir salah seorang pengurus Bamag Nasional, Antonius Nathan. Acara ini disiarkan secara streaming dan live ke kota-kota tersebut dan luar negeri serta sekaligus bertepatan dengan perayaan kenaikan Yesus Kristus ke Surga.

Pdt. Alex Leo (Gembala GBI Mal Taman Palem dan Ketua Panitia) membuka acara dengan sambutan singkat, kemudian dilanjutkan dengan klip kegerakan doa. "Call for Unity" adalah tema acara ini atas dasar dari nats Zakaria 14:9 " Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi ; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya".

Lebih lanjut, Pdm. Charles Yonan mengatakan tujuan penyelenggaraan acara ini yaitu Pertama, maraknya persoalan bangsa seperti korupsi,kemiskinan, ketidak-adilan, narkoba, pornografi, LGBT, kerusakan lingkungan, terorisme, in-toleran.

Kedua, mendoakan ketahanan bangsa agar tidak terkoyak dengan isu SARA dengan memelihara dan memperkuat kebhinnekaan.

Menurut Pdt. Daniel Pandji (Koordinator Indonesia One), Indonesia One adalah kelanjutan dari tema Konferensi nasional JDN (20-23 Oktober 2015) di Banten, perihal konsistensi JDN yang akan menggerakkan doa dalam kesatuan bagi kebangkitan dan pemulihan bangsa dalam bingkai NKRI.

Selain itu, kegiatan ini adalah kesepakatan Aras Nasional, Konferensi Wali Gereja (KWI) dengan JDN (17 Agustus 2016) perihal setuan doa satu hati bagi bangsa Indonesia One.

Pdt. Daniel menyatakan bersyukur dan terima-kasih atas kehadiran lintas denominasi dan Aras Nasional (PGI, PGLII, PGPI, KWI, Persekutuan Baptis Indonesia, Bala Keselamatan, Masehi Advent Hari Ke Tujuh dan Gereja Ortodoks.

Para hamba-hamba Tuhan dan pemimpin berbagai lembaga pelayanan yang hadir bergantian menaikkan doa-doa syafaat bagi bangsa dan negara, termasuk Pilkada se-Indonesia dan Pilpres 2019 mendatang antara lain Pdt. Tony Mulia (Fasilitator Doa Nasional), Pdt. Ronny Mandang (Ketua Umum PGLII), Pdt. Martin Harefa (Fasilitator Nasional JDN), Pdt. Mulyadi Sulaeman (PGPI Jakarta), Johni Mardisantosa (Ketua Harian Persekutuan Baptis Indonesia), Pdt. Rony Sigarlaki (Penasehat JDN) dan lain-lain.

Di sesi akhir, Indonesia One menghasilkan Deklarasi Kesatuan Umat Tuhan di Indonesia :

1. Percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan dan Raja yang berdaulat atas seluruh alam semesta termasuk Indonesia.

2.Menyadari dan menerima perbedaan sebagai berkat Tuhan dan bekerja-sama dengan semua pihak untuk membangun bangsa dan negara Indonesia dalam semangat NKRI.

3. Terus berdoa bagi bangsa kita tercinta sampai terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia, masyarakat adil dan makmur yang berlandaskan kehendak Tuhan.

4. Siap menjadi garam dan terang bagi bangsa Indonesia.

5. Memiliki komitmen untuk tetap mempertahankan NKRI, Pancasila, UUD 1945 dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai Dasar Negara dan bangsa Indonesia. Acara berlangsung dengan lancar dan aman sampai selesai. [ Pram ]